Thursday, 9 April 2015

makalah evaluasi tes

BAB I
PENDAHULUAN
  1. A.    Latar Belakang

Dalam kaitannya dengan proses belajar mengajar, kita pasti tidak lepas dari pembicaraan tentang evaluasi belajar. Hal itu dibutuhkan untuk mengukur sejauh mana kegiatan yang kita jalani sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran atau belum.
Mengevaluasi itu adalah salah satu cara yang dianjurkan Rasulullah untuk semua ummatnya. Tak ayal kita sebagai ummatnya juga harus melakukan evaluasi, apalagi hal ini menyangkut ummat nabi muhammad, yaitu pendidikan ummat islam.
Oleh karena itu disni pemakalah ingin sedikitnya memaparkan salah satu upaya evaluasi dengan perencanaan test.
  1. B.     Rumusan Masalah

1.      Apa pengertian tehik evaluasi tes?
2.      Apa fungsi tehnik evaluasi tes?
3.      Apa saja macam mactehnik evaluasi tes?

BAB II
PEMBAHASAN
  1. A.    Pengertian Test Hasil Belajar

Secara harfiah, kata “tes” berasal dari bahasa Perancis: testum yang mempunyai arti “piring untuk menyisihkan logam-logam mulia”. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah “ test ”, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya “tes, ujian, atau percobaan”. Menurut Arikunto(2005: 53), tes merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara danaturan-aturan yang sudah ditentukan.
Adapun menurut Lee J.Cronbach dalam bukunya berjudul Essential of Phsychological Testing, tes merupakan suatu prosedur yang sistematis untuk membandingkan tingkah laku dua orang atau lebih. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan, tes adalah alat atau prosedur yang sistematis, digunakan untuk mengukur kemampuan dan melakukan penilaian terhadap individu yang mengikutinya.
Ada beberapa istilah yang memerlukan penjelasan, berhubungandengan tes, diantaranya: “testing” merupakan saat dilaksanakan tes atau peristiwa berlangsungnya pengukuran dan penilaian; “tester” artinya orangyang membuat dan melaksanakan tes; dan “testee” adalah orang yangmengikuti atau dikenai tes.
  1. B.     Fungsi tes

Secara umum ada dua macam fungsi yang dimiliki oleh tes, yaitu:
1.      Sebagai alat pengukur terhadap siswa. Tes berfungsi mengukur tingkat perkembangan dan kemajuan siswa setelah menempuh proses belajar mengajar dalam jangka waktu tertentu.
2.      Sebagai alat pengukur keberhasilan program pengajaran, melaluites akan dapat diketahui sudah seberapa jauh program pengajaran yangtelah dicapai.
  1. C.    Macam – Macam Tes Hasil Belajar
  2. A.    Menurut pelaksanaannya dalam praktek test terbagi atas:

1.      Tes tulisan (written tes), yaitu test yang mengajukan butir-butir pertanyaan dengan mengharapkan jawaban tertulis. Biasanya test ini digunakan untuk mengukur aspek kognitif peserta didik.
2.      Test lisan (oral test), yaitu tes yang mengajukan pertanyan-pertanyaan dengan menghendaki jawaban secara lisan. Test ini juga dilakukan untuk aspek kognitif peserta didik.
3.      Test perbuatan (performance test), yaitu tes yang mengajukan pertanyan-pertanyaan dengan menghendaki jawaban dalam bentuk perbuatan. Test ini digunakan untuk menilai aspek psikomotor/ keterampilan peserta didik.
  1. B.     Menurut fungsinya test terbagi atas:

1.       Tes formatif (formative test), yaitu test yang dilaksanakan setelah selesainya satu pokok bahasan. Test ini berfungsi untuk menetukan tuntas tidaknya satu pokok bahasan. Tindak lanjut yang dapat dilakukan setelah diketahui hasil test formatif peserta didik adalah:
a.       Jika materi yang ditestkan itu telah dikuasai, maka pembelajaran dilanjutkan dengan pokok bahasan yang baru.
b.      Jika ada bagian-bagian yang belum dikuasai oleh peserta didik, maka sebelum melanjutkan pokok bahasan yang baru, terlebih dahulu diulangi atau dijelaskan kembali bagian-bagian yang belum di kuasai. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki tingkat penguasaan peserta didik
2.      Tes sumatif (summative test), yaitu test yang diberikan setelah sekumpulan satuan program pembelajaran selesai diberikan. Disekolah test ini dikenal sebagai ulangan umum.
3.      Test diagnostik (Diagnostic test), yaitu test yang dilakukan untuk menentukan secara tepat, jenis kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik dalam suatu mata pelajaran tertentu.
  1. C.     Menurut waktu diberikannya test tergagi atas:

1.      Pra test (pre test), yaitu test yang diberikan sebelum proses pembelajaran. Test ini bertujuan untuk mengetahui sejauh manakah materi yang akan diajarkan telah dapat dikuasai oleh peserta didik.
2.      Test persyaratan (Test of entering behavior), yaitu tes yang dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan dasar yang menjadi syarat guna memasuki suatu kegiatan tertentu.
3.      Input test (test of input competence), yaitu test yang digunakan menentukan kegiatan belajar yang relevan, berhubungan dengan kemampuan dasar yang telah dimiliki oleh peserta didik.
4.      Test akhir (Post test), yaitu test yang diberikan setelah dilaksanakan proses pembelajaran. Tes tersebut bertujuan untuk mengetahui tingkat kemajuan intelektual (tingkat penguasaan materi) peserta didik. Biasanya test ini berisi pertanyaan yang sama dengan pra test.
  1. D.    Menurut kebutuhannya, macam test antara lain:

1.      Psycho test, yaitu test tentang sifat-sifat atau kecenderungan atau hidup kejiwaan seseorang (peserta didik).
2.      IQ test, yaitu test kecerdasan. Test ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan seseorang (peserta didik).
3.      Test kemampuan (aptitude test), yaitu test bakat. Test ini bertujuan untuk mengungkap kemampuan atau bakat khusus yang dimiliki oleh seseorang.
E.     Menurut jenisnya tes terbagi menjadi:
1.      Test standar, yaitu test yang sudah dibakukan setelah mengalami beberapa kali uji coba (try out) dan memenuhi syarat test yang baik.
2.      Test buatan guru, yaitu test yang dibuat oleh guru.
  1. F.      Menurut jenis waktu yang disediakan test terdiri atas:

1.      Power test, yakni test dimana waktu yang disediakan untuk menyelesaikan test tidak dibatasi.
2.      Speed test, yaitu test dimana waktu yang disediakan untuk menyelesaikan test dibatasi.
  1. D.    Kelebihan dan Kelemahan Tehnik Tes Evaluasi

Menurut Sukardi (2008) kelebihan dan kelemahan tes esai, kelebihannya yaitu:
1.      Mengukur proses mental siswa dalam menuangkan ide ke dalam jawaban item secara tepat
2.      Mengukur kemampuan siswa dalam menjawab melalui kata dan bahasa mereka sendiri.
3.      Mendorong siswa untuk mempelajari, menyusun, merangkai, dan menyatakan pemikiran siswa secara aktif.
4.      Mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapat serta menyusun dalam bentuk kalimat mereka sendiri.
5.      Mengetahui seberapa jauh siswa telah memahami dan mendalami suatu permasalahan atas dasar pengetahuan yang diajarkan di dalam kelas
Kelemahan:
1.      Dalam memeriksa jawaban pertanyaan tes esai, ada kecenderungan pengaruh subjektif yang selalu muncul dalam pribadi seorang guru.
2.      Pertanyaan esai yang disusun oleh seorang guru atau evaluator cenderung kurang bisa mencakup seluruh materi yang telah diberikan
3.      Bentuk pertanyaan yang memiliki arti ganda, sering membuat kesulitan pada siswa sehingga memunculkan unsur-unsur menerka dan menjawab dengan ragu-ragu.



BAB III
PENUTUP
  1. A.    Kesimpulan

1.      Pengertian tehnik tes.
Tes adalah alat atau prosedur yang sistematis, digunakan untuk mengukur kemampuan dan melakukan penilaian terhadap individu yang mengikutinya.
2.      Fungsi tehnik tes.
a.       Sebagai alat pengukur terhadap peserta didik
b.      Sebagai alat pengukur keberhasilan program pengajaran
3.      Macam macam tehnik tes.
A.    Menurut pelaksanaannya dalam praktek test terbagi atas:
1.      Tes tulisan (written tes),
2.      Test lisan (oral test).
3.      Test perbuatan (performance test),
B.     Menurut fungsinya test terbagi atas:
1.       Tes formatif (formative test).
2.      Tes sumatif (summative test).
3.      Test diagnostik (Diagnostic test).
C.     Menurut waktu diberikannya test tergagi atas:
1.      Pra test (pre test),
2.      Test persyaratan (Test of entering behavior),
3.      Input test (test of input competence).
4.      Test akhir (Post test),
D.    Menurut kebutuhannya, macam test antara lain:
1.      Psycho test,
2.      IQ test,
3.      Test kemampuan (aptitude test),
E.     Menurut jenisnya tes terbagi menjadi:
1.      Test standar,
2.      Test buatan guru.
F.      Menurut jenis waktu yang disediakan test terdiri atas:
1.      Power test.
2.      Speed test.
4.      Kelebihan dan kelemahan tehnik tes.
a.       Kelebihan
1.      Mendorong siswa untuk lebih berani dalam berpendapat
2.      Mendorong siswa untuk mampu mengatakan sesuai bahasa siswa
b.      Kelemahan
1.      Ada pengaruh subjektifitas dalam penilaian
2.       Pertanyaan cenderung belum mencakup semua materi
3.      Pertanyaan berganda sering membuat kesulitan dan ragu ragu siswa
  1. B.     Saran

Demikian makalah yang kami buat, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca. Apabila ada saran dan kritik yang ingin di sampaikan, silahkan sampaikan kepada kami.
Apabila ada terdapat kesalahan mohon dapat mema'afkan dan memakluminya, karena kami adalah hamba Allah yang tak luput dari salah khilaf, Alfa dan lupa.





No comments:

Post a Comment